ALADDIN666 Pelatih PSIM puji semangat juang timnya saat hadapi Semen Padang
Jakarta (ANTARA) - Pelatih PSIM Yogyakarta Jean-Paul van Gastel memuji semangat juang timnya saat berhasil membawa pulang satu poin dari Stadion H. Agus Salim,ALADDIN666 Padang, kandang Semen Padang, dengan skor 0-0 pada laga pekan ke-24 BRI Super League 2025/2026, Rabu.
Hal ini dikatakan Van Gastel setelah timnya sudah kehilangan satu pemain, Fahreza Sudin, pada menit ke-38 karena kartu merah akibat melanggar Samuel Christianson Simanjuntak..
“Dan saya mengagumi tim saya atas semangat juang yang kita tunjukkan. Jadi kita tidak hanya bisa bermain cukup baik, tetapi kita juga punya semangat juang,” kata Van Gastel, dikutip dari laman resmi PSIM, Kamis.
Baca juga: PSIM waspadai motivasi tinggi Semen Padang
Semangat juang yang ditunjukkan timnya ini dengan keberhasilan meraih satu poin, kata Van Gastel, terasa seperti “sebuah kemenangan”.
“Kita sudah menunjukkannya di pertandingan melawan Bali dan Biak dan semua pertandingan di mana kita tertinggal satu, dua, atau bahkan tiga gol. Jadi, saya rasa bagi kami ini terasa sedikit seperti, sebuah kemenangan,” kata pelatih asal Belanda tersebut.
Mengomentari jalannya laga ini, Van Gastel melihat permainan berjalan seimbang saat awal laga. Namun, ia kemudian perubahan taktik timnya pasca insiden kartu merah.
“Saya rasa sampai terjadinya kartu merah, permainannya seimbang. Jika Anda mendapat kartu merah maka, jalannya pertandingan berubah,” kata Van Gastel.
Baca juga: Semen Padang tahan imbang 10 pemain PSIM Yogyakarta
“Kami mencoba untuk menutup ruang karena kita kalah jumlah satu pemain. Jadi Anda mencoba untuk membuat blok pertahanan rendah,” tambah dia.
Senada dengan pelatih, Riyatno Abiyoso, winger andalan Laskar Mataram memberi penghargaan kepada rekan satu timnya yang berhasil menuntaskan laga malam ini dengan baik.
“Apresiasi juga untuk semua rekan atas perjuangan maksimal mempertahankan poin malam ini. Kita patut bersyukur bisa mendapat poin di kandang lawan,” ucap dia.
Tambahan satu poin ini membuat PSIM mengoleksi 38 poin di posisi delapan, sementara di sisi lain satu poin yang didapatkan Kabau Sirah membuat mereka keluar dari posisi juru kunci klasemen.
Baca juga: Gagal bungkam PSIM Yogyakarta, Semen Padang pecat Dejan Antonic
Pewarta: Zaro Ezza Syachniar
Editor: Junaydi Suswanto
Copyright © ANTARA 2026
下一篇:Borneo bersyukur bawa pulang satu poin dari kandang Persija
相关文章:
- Carlos Pena puas dengan kemenangan besar Persita atas Madura
- Rizky Ridho sayangkan Persija kembali buang poin di kandang
- Gustavo Franca: Malut United siap raih tiga poin hadapi PSM Makassar
- Gagal bungkam PSIM Yogyakarta, Semen Padang pecat Dejan Antonic
- Gagal bungkam PSIM Yogyakarta, Semen Padang pecat Dejan Antonic
- Garnacho: Laga kontra Wrexham salah satu yang tersulit bagi Chelsea
- 41 pemain dipanggil untuk skuad sementara hadapi FIFA Series 2026
- Pelatih PSIM puji semangat juang timnya saat hadapi Semen Padang
- Milo sebut Persis butuh satu permainan terbaik untuk menang
- Bhayangkara FC petik empat kemenangan beruntun
相关推荐:
- Hendri Susilo: Kami optimistis raih poin di kandang Madura United
- Nova Arianto panggil 28 pemain untuk ikuti TC timnas U
- TVRI: Siaran Piala Dunia 2026 punya efek candu seperti "dracin"
- Iran klaim gelombang serangan ke
- Kurniawan anggap semua calon lawan di Piala AFF U17 cukup berat
- Malut United evaluasi lini pertahanan setelah imbang 3
- Absen lawan Borneo, pelatih ungkap Mauro Zijlstra alami cedera paha
- PSIM waspadai motivasi tinggi Semen Padang
- Persita curi tiga poin penuh dari markas PSM Makassar
- Kurniawan anggap semua calon lawan di Piala AFF U17 cukup berat
- Menang derbi della madonnina, Milan dekati Inter
- Rizky Ridho sayangkan Persija kembali buang poin di kandang
- Gustavo Franca: Malut United siap raih tiga poin hadapi PSM Makassar
- PSIM kembali ke jalur kemenangan usai atasi PSBS 4
- Perkelahian final kompetisi Brasil berujung 23 pemain dikartu merah
- Thom Haye optimistis Persib kalahkan Persik
- Gagal bungkam PSIM Yogyakarta, Semen Padang pecat Dejan Antonic
- Timmas futsal putri gagal ke final setelah disingkirkan Australia
- Tanggapi isu teknis lapangan, Persija komitmen jaga profesionalisme
- PSIM tak khawatir Ze Valente absen hadapi Semen Padang
